Entri yang Diunggulkan

Faedah ke satu

  Ngomongin soal wasiat, aku malah kepikiran wasiat Pendekar wanita cantik dalam film "The Kungfu Cult Master" dari Sekte Ming yan...

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 02 April 2013

Balas di Juventus Arena

Hasil pengawasan keterlibatan perangkat desa










Sarirejo, 31 Maret 2013

Nomor             : 06/PANWASLU-CAM/SRJ/III/2013                             Kepada
Sifat                 : Penting                                                                          Yth. Sdr. Ketua Panwaslu
Lampiran         : -                                                                                                   Kabupaten Lamongan
Perihal             : Penyampaian Hasil Pengawasan                                               di -
              Keterlibatan Kades/Perangkat Desa                                               Lamongan
              Dalam Partai Politik                                    
                                                                             
Menindaklanjuti surat Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Lamongan tanggal 11 Maret 2013 Nomor: 43/PANWASLU-KAB/LMG/2013, perihal Pengawasan Pembentukan PPS dan Keterlibatan Kades/Perangkat Desa Dalam Partai Politik.
Sehubungan dengan hal tersebut di atas, bers
ama ini kami sampaikan dengan hormat hasil Pengawasan Keterlibatan Kades/ Perangkat Desa Dalam Partai Politik sebagai berikut :

Hasil Pengawasan
Kades/Perangkat yang menjadi Anggota/Pengurus Partai Politik

Minggu, 10 Maret 2013

Nama Pers tercoreng oleh tiga wartawan menipu bos SPBU





LAMONGAN – Tiga orang asal Surabaya yang mengaku wartawan hingga siang ini masih menjalani pemeriksaan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya setelah ketiganya diamankan resmob Polres Lamongan beberapa menit usai memeras pemilik SPBU  di jalan raya Pucuk – Pangkatrejo tepatnya di Desa Siman dengan barang bukti  uang sebesar Rp 5.000.000, Jumat (15/2/2013) pukul 21.50 WIB.

Saat diperiksa Polisi mereka didampingi oleh, Wardoyo DPD Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Jawa Timur.


Informasi yang dihimpun awak media, Aksi Penipuan ke Tiga wartawan dari media Lira.com, dan Sinar Pagi Pos mengaku dari Pertamina dan Polda Jatim untuk melancarkan modusnya, sehingga mereka dijerat pasal 378 KUHP itu diantaranya, Iswandi (34)  asal Sidoyoso Kali Selatan 36, Kelurahan Tambakrejo, Mad Dahri (48) Simogunung Kramat Timur 9/53 Kelurahan Putat Jaya dan Bambang Edi Supriyadi  ( 30) Krembangan Jaya Utara  Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan.


Mereka berdalih menutup SPBU milik Solikin, karena telah menyalahi aturan. Saat itu, mereka bertiga meminta uang sebesar Rp 10 juta sebagai kompensasi agar SPBU-nya tidak ditutup.

Setelah bernegoisasi, akhirnya disepakati Solikin akan memberikan uang sebesar Rp 5 juta. Namun, karena merasa terancam, Solikin kemudian melaporkan kejadian yang menimpanya ke polisi.

Ketiga tersangka pemerasan dan penipuan yang mengaku baru dua kali masuk Lamongan dengan tujuan SPBU 5462213 Siman Sekaran di depan penyidik mengaku kedatangannya hanya untuk investigasi berita. Tepat di jalan raya Siman, ia hendak mencari bensin untuk mengisi kendaraan Toyota Avanza Silver nopol L 1590 GW.”Ketika saya masuk SPBU itu pada petang hari kok lampunya mati, dan saya berusaha mencari tahu ternyata ada pengisian bensin ke dalam jerigen,”ungkap Mad Dahri yang diakui peristiwa itu terjadi pada Rabu (13/2/2013).


Kemudian ia bertiga dengan mengendarai mobil yang sama kembali lagi pada Jumat (15/2) dan sekitar pukul 20.45 WIB kepada pemilik SPBU Abdul Haris Yahya serta karyawan SPBU Sholikin (32)  mengaku  jika mereka adalah petugas yang telah bekerjasama dengan Pertamina dan Polda Jatim untuk melakukan operasi terhadap SPBU yang dianggap melakukan kecurangan. mendapat tugas dari Pertamina.


Kemudian ujung – ujungnya, mereka bertiga meminta imbalan uang Rp 10.000.000. Dengan berbagai dalih, uang itu  diantaranya untuk menghindari agar izin operasi SPBU tidak sampai dicabut. Karena pelapor, Abdul Haris Yahya meresa tertekan dan bingung, sementara ia tidak bisa memenuhi permintaan ketiganya dengan nilai nominal Rp 10.000.000.”Saya hanya bisa memberi uang Rp 5.000.000,  karena tidak ada simpanan uang lagi,”kata Abdul Haris Yahya.


Pelaporpun menyampaikan apa adanya, dan kawananan wartawan ini menerima uang dengan nilai Rp 5.000.000.


Mad Dahri kemudian baru menyodorkan kuwitansi yang bertuliskan untuk pemasangan iklan di dua media cetak, Sinar Pagi Pos dan Lira. Namun pelapor menolak menandatangani kuwitansi tersebut saat diminta membubuhkan tanda tangannya. Pelapor menolak karena uang yang diminta itu dikatakan untuk pengamanan agar SPBU tidak dipermasalahkan.


Berhasil memeras pemilik SPBU, para pelaku kemudian pamit dan melanjutkan perjalanan malam itu kea rah selatan.  Sadar ia telah diperas, selang beberapa saat kemudian sang pemilik SPBU ini menghubungi anggota unit 1 resmob Lamongan. Dengan gerak cepat, Aiptu Siprapto dan Bripka Sofyan Ali bersama dua anggota lainnya bergegas meluncur ke jalan raya Pucuk menuju Siman dengan berbekal identitas mobil  dan pelat nonor mobil pelaku yang digenggaman polisi, pelaku berhasil dihadang di jalan raya Pucuk berikut barang bukti uang sebesar Rp 5.000.000 tersebut. Mereka langsung digiring ke mapolres dan diperikas hingga siang ini.”Kita sudah tetapkan mereka menjadi tersangka,”kata Kasat reskrim AKP Hasran kepada wartawan, Sabtu (16/2) siang ini.


Hasran menambahkan, diduga mereka pernah melakukan beberapa kali modus serupa di SPBU yang ada di Lamongan. Sementara ini masih dikembangkan penyelidikan dan penyidikannya barangkali ada kejadian lain yang dilakukan  para tersangka. Hasran memastikan ketiganya akan ditahan usai penyidikan.

Senin, 11 Februari 2013

Di duga pembuang Orok, Di jemput

 
 
 
 
 
Lamongan - Geger penemuan orok berjenis kelamin laki-laki  di Kelurahan Sukomulyo, Lamongan empat hari yang lalu.

Polisi pun berhasil membawa pelaku yang di duga ibu kandung si orok, Hindun (40) warga Dusun Pilaggadung RT 1 RW 7 Desa Tambarigadung Kecamatan Tikung . dari Rumah Sakit Dr. Soegiri Lamongan Selasa (6/2/2013).

Pada sabtu kemarin, muncul kabar heboh tentang penemuan orok yang mengapung di permukaan air saluran. Orok tersebut ditemukan pertama kalinya oleh Didik Wahyudi (37) pemilik bengkel motor yang berjarak radius 50 meter dari lokasi ditemukannya.

Menurut Kasat reskrim, AKP Hasran yang didampingi Kanit reskrim Polsek Kota Mainur, “  Dari penemuan tersebut, Polres dan Polsek yang melakukan olah TKP langsung menyebar menggali informasi, Penyelidikan hari ini adalah hasil dari upaya maksimal dari pada unit kami tentang penemuan bayi dari hari sabtu kemarin, sementara patut diduga  penjeputan seorang ibu untuk dimintai keterangan, yang bersangkutan masuk Rumah Sakit pada hari jum’at jam 23:00 WIB,  dengan alasan habis keguguran kami kembangkan apa ada kaitannya pada hari sabtu. 

Kamis, 31 Januari 2013

Truk muatan kelapa seruduk truk parkir









LAMONGAN –Gara-gara menghindari mobil mewah dan mengantuk saat berkendara, truk bermuatan kelapa tabrak truk tronton bermuatan pupuk yang sedang parkir di depan Puskesmas Sukodadi, Rabu (30/1/2013) pagi.

Kecelakaan ini dimulai dengan sebuah truk nopol DK 9507 WJ yang dikemudikan Gede Swidawe warga desa balaya kerajan, kab Bembaran, Bali melaju dari arah timur dengan kecepatan tinggi menabrak truk tronton nopol H 1971 GY dikemudikan Suhadi (60) asal Pati Jateng yang sedang parkir hingga truk yang bermuatan kelapa kupas ringsek, beruntung tak ada kenet si sebelah kiri sopir.

Pengemudi truk tronton, suhadi mengaku kendaraannya diparkir sekitar jam 05:00 pagi, untuk membatu sesama supir truk yang sedang mogok. “Tiba-tiba sekitar jam 08:00 terjadi benturan keras, waktu di lihat ternyata kendaraanya di hantam truk dari belakang,” ujar Suhadi, saat ditemui di lokasi.

Karena jaraknya terlalu dekat, truk yang dikemudikan Gede menabrak truk parkir  bermuatan pupuk . Karena kerasnya benturan, truk bermuatan kelapa kupas itu mengalami kerusakan yang cukup parah di bagian depannya, dan muatannya berceceran di jalan,   Sementara sopir truk luka di bagian kaki karena tergencet kepala body truk dan wajahnya terluka terkena pecahan kaca.

Gede mengaku tabrakan terjadi karena dia sudah tidak bisa menguasai kendali saat menghindari mobil avanza, ditambah kondisinya sedang mengantuk, truk tronton bermuatan pupuk parkir melebihi batas jalan “Saya baru sadar saat keluar, ternyata mobil saya sudah menabrak dan masuk belakang truk tronton,” tuturnya.

Akibat kejadian itu, kondisi lalulintas di jalan raya Sukodadi menjadi tersendat. Selain karena truk tronton yang berada di tengah badan jalan, banyaknya pengguna jalan raya yang mengehentikan laju kendaraannya hanya untuk melihat kejadian itu juga manambah kondisi lalulintas semakin macet. 

Selasa, 29 Januari 2013

Warga Tanah Merah diakuai jadi warga DKI




Channel 79 - Warga Tanah Merah Atas, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara resmi mendapatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang selama bertahun-tahun mereka perjuangkan. Peresmian tersebut dirayakan dengan pengukuhan 32 pengurus RT di wilayah 08,09, dan 010.

Acara pengukuhan itu dipimpin langsung oleh Lurah Rawa Badak Selatan, Yoddi Sentosa, Minggu 13 Januari 2013.

Menurut Lurah Rawa Badak, Yoddi Santosa, pembentukan RT dan RW ini merupakan salah satu tahapan awal untuk memperoleh KTP tersebut. Setelah kepengurusan RT dan RW terbentuk, warga akan didata untuk penerbitan KTP.

"Lalu setelah ada KTP reguler, tahapan berikutnya warga akan mendapatkan E-KTP," kata Lurah Rawa Badak Selatan, Yoddi Sentosa usai mengukuhkan para pengurus RT dan RW di Tanah Merah.

Yoddi menuturkan, terbentuknya RT dan RW ini merupakan kemenangan dari perjuangan warga Tanah Merah Atas, selama sekitar 20 tahun. Masalah tanah yang ditempati warga yang masih milik PT Pertamina, permasalahannya dilimpahkan kepada pemerintahan Provinsi DKI Jakarta.

"Sosialisasi sudah dibahas, kalau masalah lahan urusan pemerintah provinsi DKI Jakarta. Masalah lahan warga tidak akan menuntut. Untuk tanah tetap menjadi pertimbangan antara Pak Gubernur dan Pertamina. Warga hanya membutuhkan pengakuan sebagai warga DKI dengan mempunyai KTP," ucap Yoddi.

Selain itu, Ketua Forum Komunikasi Tanah Merah Bersatu (FKTMB) Mohamad Huda menegaskan, perjuangan warga Tanah Merah tidak sia-sia setelah pengukuhan 32 pengurus RT, hari ini.

Menurut Huda, ada 20 titik kampung yang masih belum memiliki KTP. "Seperti Kampung Sawah Kampung Beting. Warga sudah berdomisili puluhan tahun tapi tidak diakui apa yang menjadi hak mereka seperti kesejahteraan." (Jie)

PMII Berang,!









Lamongan - Ketidak harmonisan elite politik dan pejabat daerah di Kabupaten Lamongan dipersoalkan sekitar 50 anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Lamongan dengan melakukan aksi demo ke Gedung DPRD, Senin (28/01/2013).

hubungan antara Wakil Bupati Amar Saifudin dengan Bupati Fadeli ini bisa terlihat dari kasus beberapakali ketidak hadiran Wabup Amar Saifudin  di acara sidang paripurna dewan  dan sidak yang sering dilakukan.
Sementara upaya sidak Amar ke sejumlah proyek hingga beberapakali dinilainya hanya sebagai  pencitraan semata.“Aksi sidak wabup Amar yang hanyalah upaya mencari popularitas dan kami ingin mempertanyakan kepada wakil rakyat. Masyarakat tahu semua kalau mereka tidak harmonis,”kata Ketua PC PMII, Benu Muharto.

Massa juga mempermasalahkan dugaan ketidak harmonisan dengan bupati yang diperkuat sering mangkirnya wabup dari sidang paripurna yang hampir delapan kali tidak pernah menghadiri acara - acara rapat dan paripurna selama 2012."Kalau mau memperjuangkan kepentingan rakyat maka dalam setiap kegiatan pemerintahan hadir harus hadir,"tambah Benu.

Massa juga mengaku kecewa dengan setiap ungkapan Wabup Amar Saifudin lewat akun facebooknya dan dinilai jauh  dari action di lapangan. Padahal, kalau mau perbaikan dalam segala hal nyata bukan lewat dunia maya. Sementara upaya sidak Amar ke sejumlah proyek hingga beberapakali dinilainya hanya sebagai  pencitraan semata.

Massa juga mengaku kecewa dengan setiap ungkapan Wabup Amar Saifudin lewat akun facebooknya dan dinilai jauh  dari action di lapangan. Padahal, kalau mau perbaikan dalam segala hal nyata bukan lewat dunia maya.”Hentikan cari popularitas dan sanjungan, Lamongan butuh perubahan nyata bukan dunia maya," ucap Benu kepada wartawan,.

Massa PMII gagal menemui anggota dewan dan melanjutkan aksinya ke pemkab bermaksud ketemu sang wakil bupati. Massa hanya bertemi Sepri Wabup, Ahmad Yazid yang membenarkan jika dalam setiap rapat paripurna selalu diundang."Kalau persoalan hadir atau tidak, saya tidak tahu,"kata Yazid kepada perwakilan massa PMII. Amar tidak berada di kantor karena sedang takziah ke Kecamatan Modo.(Fai)